Recent Post

Innalillahi, puluhan jasad warga Gaza yang dibantai zionis "Israel" bergeletakan di jalan-jalan distrik Shujaya



Sebuah video yang dirilis pada Ahad (20/7/2014) oleh saluran satelit Al-Aqsa yang dioperasikan oleh Hamas menunjukkan puluhan jasad berserakan di jalan-jalan distrik Al-Shujaya di bagian timur Kota Gaza pasca serangan brutal zionis “Israel” di daerah itu, lansir MEMO.

Video ini menunjukkan keluarga-keluarga Palestina meninggalkan rumah mereka di tengah kepanikan dan jeritan yang mencekam, beberapa saat setelah daerah itu dihantam oleh tembakan artileri “Israel”.

Sumber-sumber medis mengatakan bahwa puluhan mayat masih terjebak di daerah yang tetap tidak dapat diakses untuk ambulans itu.

Belum ada angka yang menunjukkan secara pasti jumlah korban yang gugur, tapi juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf Al-Qodra mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sedikitnya 13 warga Palestina gugur dan 200 lainnya terluka dalam serangan brutal “Israel” dari daerah pemukiman warga sipil, termasuk di Al-Shujaya, di timur Kota Gaza.

Puluhan tank-tank dan kendaraan militer “Israel” telah memaksa masuk ke bagian timur Kota Gaza di tengah tembakan artileri berat dari tank-tank “Israel” di daerah itu, mendorong ribuan warga Palestina meninggalkan rumah mereka menuju pusat kota. Banyak dari mereka yang berlindung di kebun Rumah Sakit Al-Shif.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pasukan “Israel” maju ke area Zaitoun, Toffah dan Al-Shujaya di bagian timur Kota Gaza di mana mereka menyerang beberapa rumah.

Penerobosan itu juga menyebabkan pertempuran sengit antara pasukan “Israel” dan pejuang Palestina, saksi menambahkan.

Sejak Selasa (7/7) lalu, tentara “Israel” telah menggempur Jalur Gaza dengan bombardir udara dan pemboman angkatan laut yang menargetkan warga sipil dengan dalih ingin menghentikan serangan roket pejuang Palestina.

Pada Kamis (17/7), tentara zionis “Israel” meluncurkan serangan darat ke dalam wilayah Palestina, mengirimkan ribuan pasukan ke daerah yang diblokade itu.

Sedikitnya 358 warga Palestina telah gugur dalam serangan biadab “Israel” di Jalur Gaza sejak dimulainya serangan “Israel”. Sementara sekitar 2.650 warga Palestina lainnya dilaporkan terluka.

(Video) Presenter Cantik Rusia Emosi Saat Siaran, Kecam Sikap AS Soal Gaza


Washington DC. Abby Martin, presenter Russia Today yang berada di Washington DC terang-terangan mengecam Amerika Serikat terkait agresi Israel di Jalur Gaza. Pertama, ia mengkritik keras pemberitaan media Negeri Paman Sam yang dinilainya tak adil. Hanya memberitakan dari satu sisi: kepentingan negeri zionis, bukan fakta korban-korban yang jatuh di pihak Palestina.

Hal kedua yang ia kecam adalah pendekatan pemerintah AS dalam krisis tersebut. Yang hanya mengutuk serangan roket Gaza ke Israel, tapi tak menyerang tindakan Israel yang membombardir wilayah pesisir itu dengan artileri yang jauh lebih canggih.

Abby Martin, saat sedang siaran, tak ragu mengekspresikan opininya terkait serangan yang dilakukan Israel. “Hanya ada dua pilihan bagi rakyat Palestina di wilayah yang diduduki: menyerah kalah atau melawan dan berjuang seperti yang kita saksikan saat ini,” kata dia, seperti yang dikutip oleh Liputan6.com dari Al Arabiya, Sabtu (12/7/2014).

“Aku merasa muak menyaksikan saudara-saudara kita di Palestina kehilangan keluarga dan kerabat setiap kali Israel melakukan pelanggaran terbuka terhadap orang-orang tak bersalah yang terpaksa tinggal dalam sebuah penjara terbuka.”

Apa yang dikatakan Abby Martin benar. Gaza adalah sebuah penjara terbuka.

Warganya hidup bertahun-tahun dalam kondisi kekurangan pangan dan obat. Diblokade, dan dicekam teror serangan yang tak bisa ditebak kapan datang. Belum lagi mengatasi penduduk yang makin bertumbuh.

Bahkan laporan PBB menyebut, Jalur Gaza akan menjadi kawasan yang “tak layak huni” pada 2020, kecuali ada tindakan untuk meningkatkan layanan dasar masyarakat di sana.

Dan kini, dengan dalih membalas tembakan roket Hamas, Israel melakukan serangan membabi buta ke Gaza, menerapkan hukuman kolektif terhadap seluruh warga.

Akibatnya, fatal. Sudah 112 nyawa melayang, hanya dalam 5 hari diberlakukannya Operasi Protective Edge. Mayoritas korban adalah warga sipil, termasuk bocah-bocah polos yang seharusnya memiliki masa depan yang panjang. Berapa nyawa lagi harus melayang hingga dunia bertindak? (Riz/Elin Yunita Kristanti/Liputan6/dakwatuna/hdn)

Surat dari seorang dokter Norwegia di Gaza yang berdarah






Sahabat tercinta,

Tadi malam sungguh ekstrim. “Invasi darat” di Gaza telah mengakibatkan puluhan orang cacat, hancur, berdarah, gemetar, sekarat - warga Palestina terluka, segala usia, semuanya warga sipil, semuanya orang yang tidak bersalah.

Para pahlawan di ambulans dan di seluruh rumah sakit Gaza bekerja dengan jam shift 12-24, wajah-wajah pucat akibat kelelahan dan beban kerja yang tidak manusiawi (tanpa pembayaran di rumah sakit Shifa selama 4 bulan terakhir), mereka merawat, mengobati, mencoba untuk memahami kekacauan yang tidak dapat dimengerti dari tubuh-tubuh manusia, anggota tubuh manusia, yang berjalan, yang tidak berjalan, yang bernapas, dan tidak bernapas, yang berdarah, dan yang tidak berdarah. Ya, MANUSIA!

Sekarang, mereka diperlakukan seperti binatang oleh “tentara paling bermoral di dunia” ["Israel"].

Respek saya yang tidak ada habisnya bagi mereka yang terluka, di tengah-tengah rasa sakit, kepedihan dan terguncang; kekaguman saya kepada para staf dan relawan ini tak ada habisnya, kedekatan saya dengan warga Palestina yang tabah memberi saya kekuatan, meskipun dalam sekilas saya ingin menjerit, memegang seseorang erat-erat, menangis, mencium kulit dan rambut anak yang berlumuran darah itu, melindungi diri kami dalam dekapan yang tak ada habisnya - tetapi kami tidak mampu untuk itu, begitu juga dengan mereka.

Wajah-wajah pucat pasi - Oh TIDAK! Tidak hanya puluhan tubuh-tubuh yang cacat dan berdarah, kami masih memiliki danau darah di lantai UGD, yang menetes ke mana-mana, perban berlumuran darah untuk membersihkan - oh petugas kebersihan, di mana-mana, dengan sigap menyekop darah dan membuang tisu, rambut, pakaian, Kanula - sisa dari kematian - semuanya telah dibersihkan … dipersiapkan lagi, diulangi lagi keseluruhan. Lebih dari 100 kasus datang ke rumah sakit Shifa dalam 24 jam terakhir. Memadai bagi sebuah rumah sakit besar yang sudah terlatih dengan segala sesuatu, tapi di sini - hampir tidak ada: tidak ada listrik, air, obat-obatan, ATAU meja, instrumen, monitor - semua berkarat dan seolah-olah baru diambil dari museum. Tapi pahlawan-pahlawan ini, mereka tidak mengeluh. Mereka menjalankan tugasnya, seperti pendekar, terus maju, dengan kesigapan yang luar biasa.

Dan ketika saya menulis surat ini kepada Anda, sendirian, di tempat tidur, air mataku mengalir, air mata dari kepedihan dan kesedihan, kemarahan dan ketakutan. Ini tidak mungkin terjadi!

Dan sekarang, orkestra dari mesin perang “Israel” mulai lagi menyanyikan simfoninya yang mengerikan. Baru-baru ini, salvos artileri dari kapal angkatan laut “Israel” menyusuri pantai Gaza, F16 yang menderu, drone yang memuakkan, dan pesawat tempur Apache yang bising, yang dibuat dan dibiayai oleh AS.

Obama - apakah Anda punya hati?

Saya mengundang Anda untuk menghabiskan satu malam, hanya satu malam, bersama kami di rumah sakit Shifa. Barangkali Anda bisa menyamar sebagai petugas kebersihan.

Saya yakin, 100%, hal itu akan mengubah sejarah.

Tak seorang pun dari mereka yang memiliki hati dan kekuatan yang bisa melewati satu malam di Shifa tanpa bertekad untuk mengakhiri pembantaian rakyat Palestina.

Tapi mereka yang tak berperasaan dan tak kenal ampun telah melakukan penghitungannya dan merencanakan serangan lain di Gaza.

Sungai darah akan tetap mengalir di malam-malam yang akan datang. Saya bisa mendengar mereka memainkan instrumen kematian.

Tolong. Berbuatlah apa yang Anda bisa. Ini, INI tidak bisa berlanjut.

Mads Gilbert MD PhD,

Profesor Klinis dan Kepala Klinik Pengobatan Darurat di Rumah Sakit Universitas di North Norway.





Nasa Membenarkan Matahari Akan Terbit dari Barat, Subhanallah Benar Sabda Rasululah Muhammad SAW



sumber photo; ciricara.com

Dibulan ramadhan 1434 H ini. Penulis Tertarik mengkaji masalah-masalah agama dibulan ramadhan ini dan salah satu misteri terbesar yg menjadi perdebatan manusia adalah misteri kapan hari kiamat akan terjadi? Dan benarka suatu saat nanti bumi beserta segalah isinya akan lenyap dan hancur bahkan seluru alam semesta ini ketika terompet sangkakala ditiupkan malaikat isrofil. Sebagaimana diriwayatkan oleh Hadist abu hurairah dibawah ini:

Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘Anhu berkata : Rasulullah bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Alloh menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah”.

Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?”

Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?”

Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Alloh yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali.

Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan).

Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan).

Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.

selain itu tiupan sangkakala malaikat isrofil juga dijelaskan dalam alquranul karim tentang kiamat dalam surat an naml

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Alloh. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”(QS An Naml :87



sumber photo ;myquran.org .inilah gambaran alam semseta dari alat WMAP lebih detailnya baca tulisan saya dibawah.

dan hal ini sesuai dengan hasil penelitian ilmiah yg dikemukakan oleh prof. fraink steiner tentang alam semesta berbentuk terompet dengan menggunakan alat “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), milik nasa sangat sesuai dan firman allah dalam surah An NAML dan hadis rasulullah tentang penjelasannya mengenai kiamat ,karna itu tidak keraguan sedikit pun dalam alquran karna terbukti sejak ribuan tahun lalu ketika diturunkan kepada nabi muhammad SAW. bahkan nabi menjelaskan kiamat itu terjadi ketika terompet atau sangkakala ditiupkan oleh malaikat israfil,

karna itu ternyata kita baru tersadar bahwa kita sebenarnya hidup dan berada dalam sangkakala malikat israfil betapa besarnya malaikat israfil yg tak bisa kita pikirkan bentuknya ,dan didalam terompet inilah kita menjalankan sandiwara kehidupan dunia ,didalam terompet ini pula kita memulai kehidupan dan didalam terompet ini pula kita akan mati sunggu betapa kecilnya kita dan bumi ini karena seluruh planet,planet, matahari ,tata surya, galaxi yg jumlanya triliunan semuanya berada dalam terompet malaikat isrofil ,sungguh betapa kuasanya Tuhan yg menciptakan mahluk sehebat isrofil yg menggenggam alam semesta.

Namun sekitar 1.415 tahun silam sebelum peristiwa peniupan terompet itu terjadi maka ada peristiwa yg sangat spektakuler yg terjadi dan mendahuluinya sebagaimana Rasululllah Muhammad SAW Bersabdah ; Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah). Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari. Setelah itu, gerakan matahari kembali normal hingga terjadinya kiamat.

Peristiwa matahari akan terbit dari barat sudah dibenarkan oleh sala seorang ilmuwan NASA melalui penelitiannya, Demitri Bolykov , yang menyebut pergerakan bumi tiap tahun bertambah cepat dan pada suatu saat akan mengakibatkan dua kutub magnet (poros) bumi berganti tempat. Bolykov menyebut “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan.

Dan saat itulah matahari akan terbit (keluar) dari arah Barat Temuan itu terjadi saat Bolykov bergabung dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.Penelitian dilakukan pada sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori tentang perputaran bumi dan porosnya. Peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan dan ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus. Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya.

Balykov mengklaim berdasarkan hasil penelitiannya bahwa:

1. kutub magnet bumi mulai tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun.




2. Namun pada akhir akhir ini memasuki era milllenium terjadi kecepatan hingga 40 km dalam setahun.


3. Bahkan pada tahun 2001 silam, diketahui kalau kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak.

“Berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat dan akan menuju pada arah yang saling berlawanan. Bila itu terjadi, matahari akan terbit dari barat,” jelas Bolykov.

Akibat kemungkinann terbitnya matahari dari barat ini maka para peneliti memberikan beberapa scenario akibat terbitnya matahari dari barat

Pertama rotasi bumi akan melambat sama dengan revolusi bulan dan pada saat itu maka 1 hari akan setara dengan 29 hari sampai 30 hari waktu bumi akibatnya akan terjadi perubahan iklim dan musim yg sangat ekstrim dimana beberapa wilayah atau Negara dibumi akan mengalami siang terus menerus selama 29 hingga 30 hari atau setara dengan 720 jam tanpa adanya malam ,akibatnya bisa diduga manusi akan mati kepanasan, air laut akan menguap dan mendidi hingga 1000 derajat celcius, hutan akan terbakar dan dara manusia dan otaknya akan mendidi hingga mati .dan didaerah yg mengalami malam maka suhu akan turun hingga o derajat yg mengakibatkan air laut akan membeku, daratan akan membeku seperti antartika ,manusia akan kedinginan hingga mengakibatkan kemusnahan ,dan diperkirakan hal ini akan terjadi sekitar 26.100 tahun mendarang

Kedua rotasi bumi akan melambat sama dengan revolusi bumi mengelilingi matahari maka bisa dipastikan tidak ada lagi mahluk yg bisa hidup dimana siang akan terjadi selama 365 hari dengan terjadinya siang selama satu tahun dibeberapa belahan dunia maka akan terjadi musim yg ekstrim dimana bumi akan hancur terbakar beserta segalah mahluk hidup yg ada dibumi termasuk manusia semuanya akan terpanggang hingga gosong, bahkan air lautan semuanya akan mendidih.

Demikian pula sebaliknya malam akan terjadi dibeberapa belahan dunia dengan waktu selama satu tahun atau sekitar 365 hari yg mengakibatkan belahan bumi lain akan membeku dan mematikan semuah mahluk hidup yg ada termasuk samudra ,lautan semuanya akan membeku. Dan hal ini akan terjadi sekitar261 abad lagi.

Allahua’lam bissawab

Iran adalah Mayoritas Syiah, Bagaimanakah Islam Sunni di Iran?


Penduduk Iran terdiri dari banyak etnis dan golongan mulai dari Kristen, Yahudi, Zoroastrian, Baha’is, Sunni, dan Syiah sebagai golongan penguasa. Namun, di antara golongan-golongan tersebut, kaum Sunni lah yang paling banyak ditindas oleh pemerintah Iran, dikarenakan perbedaan masalah aqidah antara Syiah dan Sunni.

Penghinaan Iran Terhadap Kaum Sunni


Dalam kekuasaan Iran, tak pernah ada ceritanya, orang Sunni duduk dalam kursi pemerintahan. Baik itu untuk menterinya ataupun sekadar calon presiden belaka. Ini terjadi sejak Revolusi Iran yang mengintegrasikan golongan Sunni ke dalam kaum minoritas. Dalam konstitusi Iran, sudah disepakai, presiden Iran haruslah seorang penganut Syiah. Syiah, tak pelak, telah membuat kaum Sunni menjadi sangat inferior.

Penghinaan kaum Syiah terhadap jamaah Sunni bisa dilihat jelas pada ritual Syiah setiap pekannya, misalnya saja dalam acara doa bersama yang memang kerap dilaksanakan berbarengan. Di Iran, kaum Sunni mencapai 20% dari populasi penduduk Iran yang berjumlah 70 juta orang.

Sunni Iran mengalami penekanan yang sistematik selama bertahun-tahun. Pemimpin mereka, seperti Ahmed Mufti Zadeh dan Syeikh Ali Dahwary, dipenjarakan kemudian dibunuh. Pemerintah Iran juga menghancurkan masjid-masjid kaum Sunni, dan melarang adanya pendirian masjid Sunni lainnya sekarang ini. Bandingkan dengan Sinagog Yahudi yang banyak bertebaran di seantero Iran. Bahkan, azdan oleh kaum Sunni pun dilarang oleh pemerintah Iran.

Pengaruh Kaum Sunni Dalam Pemilu

Ada dua faktor yang mendasari analisis terhadap kaum Sunni Iran dalam pemilu. Pertama, kesatuan para pemilih Sunni dibawah pemimpin dan ulama Sunni. Kedua, tekanan internasional yang terus dialamatkan kepada Iran.




Sudah diketahui secara umum, jika bertahun-tahun sudah, kaum Sunni di Iran memilih menjadi golongan putih alias abstain setiap kali pemilu Iran dilaksanakan. Namun tahun 1997, para pemilih Sunni tiba-tiba saja muncul ke permukaan mendukung Khatami, dan menjadi fenomena tersendiri ketika itu.

Di zaman Khatami, yang beraliran liberal cukup dominan, kaum Sunni mulai dapat bersikap lega. Mereka membentuk kekuatan sendiri, dan baru zaman Khatami ini mereka mempunyai radio dan surat kabar sendiri. Kaum Sunni juga mulai bisa menyekolahkan anak-anaknya di universitas-universitas Iran.

Namun, seperti yang sudah terjadi, siapapun presidennya , yang ditampilkan seorang presiden Syiah yang digambarkan sangat sederhana, namun ternyata sangat menekan kaum Sunni. Dan siapapun pemimpin Iran, selalu sering kali mendapat sambutan luar biasa dari dunia internasional karena keberaniannya dalam menentang AS dan Israel, namun anehnya, sampai saat ini, Iran-yang tak lebih besar daripada Iraq yang sudah digempur habis-habisan oleh AS dan sekutu, masih baik-baik saja. Dalam artian, AS tidak pernah melakukan suatu tindakan yang nyata terhadap Iran.

Perkembangan Kaum Sunni

Kaum Sunni Iran hidup di pinggiran dan perbatasan. Sementara kaum Syiah, Kristen dan Yahudi menghuni kawasan kota-kota besar di Iran. Karroubi-sebelum pemilu-berjanji akan merevisi semua konstitusi Iran yang telah bertahun-tahun dilaksanakan, di antaranya adalah dengan melindungi kaum Sunni. Menurut Karoubi, kaum Sunni di Iran tak lebih berharga daripada orang asing di negara itu sendiri. Mousavi-jika terpilih-akan kembali membangun masjid pertama untuk kaum Sunni. Asal tahu saja, kaum Sunni Iran sekarang ini, jika melakukan shalat Jumat, harus di kedutaan besar asing!



Kemarahan kaum Sunni Iran terhadap pemerintahnya tak lepas dari kebijakan Iran sendiri selama ini. Selain itu juga karena perbedaan aqidah yang sangat besar, yaitu kaum Syiah tak mengakui keberadaan sahabat Rasul (kecuali Ali). Kaum Syiah menyatakan bahwa Ali bin Abu Thalib lebih utama daripada seluruh shahabat dan lebih berhak untuk memegang tampuk kepemimpinan kaum muslimin, demikian pula anak cucu sepeninggal beliau. Sesuatu yang oleh Ali bin Abu Thalib sendiri pernah disanggahnya semasa beliau hidup.

Pencetus pertama paham Syi’ah ini adalah seorang Yahudi dari negeri Yaman (Shan’a) yang bernama Abdullah bin Saba’ Al-Himyari, yang menampakkan keislaman di masa kekhalifahan ‘Utsman bin Affan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Asal Ar-Rafdh ini dari munafiqin dan zanadiqah (orang-orang yang menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekafiran). Pencetusnya adalah Abdullah bin Saba’ Az-Zindiq. Ia tampakkan sikap ekstrem di dalam memuliakan ‘Ali, dengan suatu slogan bahwa ‘Ali yang berhak menjadi imam (khalifah) dan ia adalah seorang yang ma’shum (terjaga dari segala dosa,).” (Majmu’ Fatawa, 4/435).

Tak pelak, ajaran Syiah sudah dianggap sebagai ajaran sesat dalam Islam dan ulama-ulama besar internasional pun sudah mengharamkannya. Dan hingga dibawah kekuasaahingga sekarang ini, tampaknya nasib kaum Sunni di Iran akan tetap terus tertindas dan tertekan. (sa/iol/grb)

Sejarah Tersembunyi Lambang Negara Amerika




Lambang negara AS sarat dengan simbol kabbalis. Namun Tahukah Anda jika dibalik semua ini, terdapat cita-cita global kaum elit iluminati dan Rotschild sebagai dalangnya?

*

Lambang negara merupakan dasar filosofi suatu bangsa dan negara. Di seluruh dunia maknanya selalu demikian. The Great Seal United State of America pun demikian. Uniknya, dari seluruh negara yang ada, hanya AS yang memiliki lambang negara dua sisi—bagai dua sisi dari sekeping koin—dan seluruhnya ‘dihiasi’ simbol-simbol Kabbalah.

Amerika Serikat yang resmi berdiri pada tahun 1776, punya Lambang Negara yang unik: satu sisi bergambar Burung Elang yang mengembangkan sayap dan kedua kakinya mencengkeram anak panah dan daun zaitun, sedangkan sisi lainnya bergambar piramida yang belum rampung.

Dalam tulisan-tulisan terdahulu di Eramuslim, juga di dalam Eramuslim Digest edisi “The New Jerusalem”, telah dipaparkan secara panjang lebar berbagai simbol Kabbalis ini, di antaranya begitu banyak angka 13—angka suci kaum Kabbalis—di dalam lambang negara tersebut yang direpresentasikan ke dalam berbagai jumlah simbol dan angka yang ada.

Kita di sini tidak akan kembali mengulang apa yang sudah pernah dimuat. Bagi yang ingin menyegarkan wawasannya tentang hal ini silakan lihat di /berita/tahukah-anda/amerika-adalah-negara-kabalis-2.htm.

Adalah Texe Marrs, dalam “Codex Magica: Secret Signs, Mysterious, and Hidden Codes of Illuminati” (2013), menulis, “Simbol pada segel kepresidenan sekilas tampak tidak sesuai dengan sejarah, organisasi politik, dan warisan agama dari bangsa kita yang besar. Sebuah piramida Mesir? Apa hubungannya dengan Amerika? Inskripsi latin yang aneh? Mata aneh melihat semua yang diterangi oleh sinar matahari?

Janggal, memang…”

Marrs adalah warganegara Amerika Serikat dan seorang Kristen yang taat. Lebih dari itu, Marrs juga bekerja sebagai asisten profesor studi kedirgantaraan, mengajar Kebijakan Pertahanan Amerika, sistem senjata strategis, dan mata kuliah yang berkaitan di University of Texas di Austin selama lima tahun. Mantan perwira karir USAF (United States Air Force) yang telah bertugas melayani negaranya di Vietnam, Jerman, Italia, dan seluruh Asia ini sekarang dikenal sebagai salah satu peneliti Kabbalah dan illuminati paling terkemuka.

Mengenai segel kepresidenan atau lambang negara AS, masyarakat umum hanya mengetahui jika pada tahun 1776, selang beberapa jam setelah Deklarasi Kemerdekaan secara resmi disahkan, sebuah komite yang terdiri dari Benjamin Franklin, Thomas Jefferson, dan John Adams bertemu untuk merancang lambang negara ini. Mereka mengundang seorang seniman, Pierre Eugene Du Simitiere, untuk bergabung dengan mereka dan mempresentasikan karyanya.

Alkisah, dalam pertemuan itu rancangan Simitiere disetujui secara aklamasi. Namun sayang, Kongres Kontinental menolaknya. Akhirnya pada tahun 1782, atas permintaan Kongres, pakar simbol dan lambang bernama William Barton didatangkan. Dengan bantuan Charles Thompson, Sekretaris Kongres, Barton bekerja dan terciptalah bentuk lambang yang seperti kita lihat sekarang.

Texe Marrs berkomentar singkat, “Apa yang dipaparkan di atas adalah tentu saja versi resmi.” Pakar simbol yang pernah bertugas di USAF sebagai Komandan Komunikasi Elektronika dan Unit Rekayasa ini tahu jika sejarah resmi seringkali sudah diedit oleh tangan-tangan kekuasaan sehingga sudah tidak murni lagi. Dari penelitiannya atas banyak literatur dan berbincang dengan banyak pakar, Marrs mendapatkan informasi berharga jika salah seorang klan Rotschild—lagi dan lagi—ternyata berada di belakang pembuatan lambang negara yang tidak lazim ini.

Menurut temuan Marrs, komite Franklin, Jefferson, dan Adams, ternyata juga dibantu penuh oleh seorang pria misterius dari Eropa dan tinggal di Philadelph. Pria itu bernama Haym Solomon. Jelas, menurut namanya dia seorang Yahudi. Solomon merupakan seorang bankir terkemuka yang dipercaya menjadi wakil Amerika bagi kerajaan bisnis Rotschild di Eropa. Solomon telah membawa desain lambang negara yang terdiri dari dua sisi yang seperti sekarang ada. Untuk menggolkan rancangannya itu dia menyuap sejumlah politisi Amerika dan berhasil.

Rancangan segel kepresidenan atau lambang negara AS yang dibawanya sesuai dengan tujuan illuminati di mana Rotschild menjadi tokoh sentral dari gerakan persaudaraan sihir kabbalis internasional ini.

“Walau mereka memiliki ambisi Yahudi dan Zionis, klan Rotschild bukanlah penyembah Tuhan dalam Perjanjian Lama dan Baru Alkitab. Mereka mempunyai teologi Sabbatian Frankist, atau yang lebih umum dikenal dengan teologi penyembah setan. Lucifer adalah tuhan mereka,”tulis Marrs.

Lalu dia melanjutkan, “Mereka mencari (dan masih mencari hingga sekarang) suatu utopia atau Kerajaan Yahudi di planet Bumi. Kerajaan ini akan menjadi New Age penerus Babel atau Babilonia dan Mesir Kuno. Ini akan menjadi bangsa yang berkuasa penuh yang akan, melalui sihir dan intelek, menaklukan dunia. Amerika akan menjadi proksinya. Amerika akan menjadi alter-egonya. Karena itu Amerika harus dibuat menjadi sebuah negara Yahudi kabalistik.”

Agen Rotschild bernama Haym Solomon, membawa jutaan dollar untuk suap. Sebagian dana itu dipakai untuk mendanai Kongres Kontinental dan operasinya. Sebagian lagi masuk ke Departemen Keuangan untuk membiayai Perang Revolusi, dan beberapa lagi masuk ke dalam kantung para politisi.

Rotschild akhirnya berhasil menggolkan desain ciptaannya sebagai segel kepresidenan atau lambang negara Amerika. “Walau beberapa pihak yang mengenali elemen-elemen Masonik dan iluminis menentangnya..,” demikian Marrs.

Anehnya, sisi piramida Masonik awalnya disembunyikan. Jadi yang dipergunakan hanya satu sisi yang berganbar burung elang yang menggenggam anak panah dan daun zaitun. Sisi yang disembunyikan ini, yang memuat gambar piramida Masonik dengan All Seing Eyes—si mata Horus—baru dikeluarkan ke tengah masyarakat pada tahun 1935 bersamaan dengan diterbitkannya mata uang pecahan One Dollar. Franklin D Roosevelt, Presiden AS yang juga seorang Mason derajat 33, yang memerintahkan ini setelah lebih dari 150 tahun disembunyikan rapat-rapat.

Texe Marrs, dan juga seluruh peneliti Illuminati dan Kabbalah, sepakat jika negara Amerika Serikat memang didedikasikan sebagai The Great Lodge of Freemasonry, rumah besar bagi gerakan Kabbalis dunia, yang akan bekerja siang malam guna membangun apa yang mereka sebut sebagai The New World Order, Tata Dunia Baru. Bagi yang ini menyimak sejarah yang tersembunyi dari pendirian negara besar bernama Amerika Serikat ini, silakan dapatkan Eramuslim Digest edisi “The New Jerusalem”.

(Rizki Ridyasmara)

Industri dan Teknologi Militer Negara Khilafah



Masa awal pemerintahan Islam, jihad sebagai metode mendasar penyebaran dakwah Islam telah menjadi bagian penting dari upaya membangun kekuatan Daulah Islam. Jihad adalah perang di jalan Allah untuk meninggikan kalimat Allah. Oleh sebab itu diperlukan persiapan baik logistik, formasi perang, strategi, komandan dan para pasukan serta persenjataan. Persenjataan mengharuskan adanya industri.

وَأَعِدُّواْ لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدْوَّ اللّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لاَ تَعْلَمُونَهُمُ اللّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لاَ تُظْلَمُونَ ﴿٦٠﴾

“Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambatkan unuk berperang (yang dengan persiapan itu) kalian menggentarkan musuh Allah, musuh kalian, dan orang-orang selain mereka yg tidak kalian ketahui sedangkan Allah mengetahuinya.” [Q.S. Al-Anfal: 60]

Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan untuk membangun kekuatan agar musuh yang dihadapi merasa gentar. Sedangkan musuh tidak akan gentar kecuali dengan adanya persiapan, dan persiapan itu mengharuskan adanya industri persenjataan. Ayat di atas mengandung ‘illat syar’I bagi kaum Muslim untuk mempersiapkan kekuatan (kuda-kuda untuk berperang). Dan ‘melontarkan rasa takut kepada musuh’ merupakan ‘illat-nya.

Kewajiban ini dipahami menurut dalâlah iltizâm atau kaidah mâ lâ yatimmu al-wâjib illâ bihi fahuwa wâjib (suatu kewajiban yang tidak akan sempurna kecuali dengan adanya sesuatu maka sesuatu itu menjadi wajib hukumya). Jadi, mendirikan industri militer/perang wajib hukumnya berdasarkan mafhum dari dalil tersebut.

Manjaniq (Swing-beam)
Manjaniq pertama kali digunakan oleh kaum Muslim pada peristiwa pengepungan Bani Thaif. Adalah Salman Al-Farisi -seorang Persia yang masuk Islam di masa Rasulullah Saw- orang pertama yang memproduksi senjata ini atas perintah Nabi Saw. Manjaniq merupakan mesin balok pengayun yang dioperasikan oleh orang-orang yang menarik tali pada satu sisi balok sehingga ujung yang lain akan berayun sangat kuat dan menembakkan misil dari tali yang menempel pada ujungnya.[1]

Manjaniq sebenarnya telah dikenal sebelum masa penaklukan Islam. Bangsa Avar pernah menggunakannya pada penyerbuan Thessalonica di tahun 597 M. Bahkan mesin pelontar ini dipercayai dicipta pertama kali oleh China antara abad ke-5 dan ke-3 SM, dan sampai ke Eropa sekitar 500 M[2]. Lalu pada masa pemerintahan Islam, Salman mengusulkannya kepada Nabi Saw sebagai senjata perang, seperti yang diriwayatkan dalam Sirah al-Halabiyah.

“Hingga pada hari pecahnya dinding benteng Thaif,” demikian Ibnu Hisyam meriwayatkan dalam kitab Sirah-nya, “Sekelompok sahabat Rasulullah Saw masuk ke dalam bawah dababah[3], lalu mereka berusaha masuk ke dalam dinding benteng Thaif agar mereka bisa membakar pintu benteng. Bani Tsaqif lalu melemparkan potongan-potongan besi yag telah dipanaskan dengan api sehingga membakar dababah yang ada dibawahnya, kemudian Bani Tsaqif melempari mereka dengan anak panah sehingga beberapa orang gugur.” [4]

Atas usulan Salman ini, Nabi Saw langsung mengangkatnya sebagai mudir[5] untuk mengelola industri militer dan memproduksi manjaniq untuk memperkokoh kekuatan pasukan artileri yang dipersiapkan untuk terjun ke medan tempur.

Pedang Damaskus (Sword of Damascus)
Dihiasi dengan ornamen garis bergelombang, lentur, ringan, dan mampu menembus baju zirah, menjadikan pedang damaskus salah satu senjata perang paling bersejarah. Pedang ini diproduksi di Damaskus pada abad ke-12 M.[6] Eropa lalu mencoba membuat yang serupa dengannya, namun hingga saat ini masih belum mampu meniru 100%. Bahkan dengan teknologi metalurgi sekalipun belum dapat membuat tandingan yang memiliki ketajaman yang sama dengan Pedang Damaskus ini.

Pedang yang pernah membuat gentar Pasukan Salib ini, memiliki semacam lapisan kaca di permukaannya. Sutra akan terbelah bila jatuh di atasnya. Pedang lain pun akan menemui nasib yang sama jika beradu dengannya. Tidak ada yang menyangka, bahwa ilmuwan Muslim telah menerapkan teknologi nano sejak seribu tahun yang lalu.

Selama ratusan tahun, tidak ada yang mengthui rahasia kehebatan pedang tanpa tanding ini. Adalah John D. Verhoeven -seorang profesor metalurgi modern dari Iowa State University- yang berkolaborasi dengan Alfred H. Pendray, seorang tukang besi dari Florida, yang telah mencoba membuat pedang ini selama bertahun-tahun. Dari penerapan nanoteknologi bahan impurities (non-besi dan non-carbon) dalam adonan baja yang membentuk pola mirip aliran air yang dikenal dengan Multi Walled Carbon Nano Tube[7], barulah diketahui rahasia di balik kehebatan pedang damaskus ini.

Teknologi Pembuatan Mesiu (Gunpowder)
Tidak hanya mumpuni dalam seni membuat pedang, kaum Muslim juga mampu mengembangkan teknologi pembuatan mesiu. Walaupun senyatanya bubuk mesiu pertama kali ditemukan di Cina yang digunakan sebagai alat pembakaran pada abad 9 M, dua abad sebelumnya seorang ahli kimia Muslim Khalid bin yazzid telah mengenal lebih dulu potassium nitrat (KNO3), bahan utama pembuat mesiu.[8]

Eropa baru mengenal mesiu setelah dibawa oleh pasukan Mongol pada tahun 1240 M.[9] Dan selanjutnya dikembangkan menjadi bahan peledak, misalnya untuk mendorong peluru, kemudian seabad setelahnya disempurnakan menjadi senjata api.

Jauh sebelum Eropa mengembangkan teknologi pembuatan mesiu, ilmuwan-ilmuwan Muslim telah lebih dulu mencobanya. Banyak ilmuwan Mulim yang menguasai teknik pemurnian potassium, sebuah teknik yang tak diketahui oleh orang-orang Cina. Jabir Ibnu Hayyan (wafat tahun 815 M), Abu Bakar Al-Razi (wafat tahun 932), dan Hasan Al-Rammah adalah ilmuwan-ilmuwan Muslim yang telah menguasai teknik ini dan telah dijelaskan di dalam karya-karya mereka. Teknik pemurnian ini dilakukan agar potassium bisa digunakan sebagai bahan peledak.

Pemurnian potassium ini pernah diklaim Barat sebagai temuan Roger Bacon. Namun klaim ini dipatahkan sendiri oleh ilmuwan Barat lainnya yaitu Partington. Hasan Al-Rammah telah menjelaskan proses ini secara rinci di dalam karyanya Al-Furusiyyah wa Al-Manasib Al-Harbiyyah. Penguasaan Al-Rammah atas penggunaan bubuk mesiu sangat luar biasa. Ia telah berhasil menulis sebanyak 107 rumus atau resep penggunaan mesiu. 22 resep di antaranya diracik khusus untuk membuat roket.

Saat Perang Salib meletus tahun 1249 M, Raja louis IX dan para pasukannya pernah merasakan kehebatan moncong meriam dan roket kaum Muslim. Betapa hebatnya dampak proyektil yang ditembakkan pasukan Muslim, membuat Raja Louis IX kewalahan dan akhirnya takluk. Peristiwa itu diakui sendiri oleh Jean de Joinville, salah seorang perwira tentara Perang Salib.

The Mohammed’s Greats Gun
Inilah salah satu senjata paling fenomenal yang digunakan dalam perang paling menakjubkan sepanjang sejarah. The Mohammed’s Greats Gun, itulah sebutan senjata yang dibuat pada tahun 1942 ini . Meriam ini dibuat sebagai jawaban atas keinginan Muhammad al-Fatih untuk menjebol benteng pertahanan Kostantinopel.

“Aku dapat membuat meriam tembaga dengan kapasitas seperti yang Anda inginkan,” kata Orban -seorang ahli insinyur yang diundang Al-Fatih ke Adrianopel-, “Aku telah mengamati secara detail tembok di Konstantinopel. Aku tidak hanya akan memorakporandakan tembok itu dengan senjataku. Bahkan, tembok Babilonia pun akan hancur karenanya.”[10]

Tentu saja hal ini disambut gembira oleh Muhammad Al-Fatih. Impian untuk mewujudkan bisyarah Rasulullah Saw (tentang takluknya Kontantiopel) sudah di depan mata. Maka dijalankanlah proyek tersebut. Dan senjata terbesar di dunia yang pernah ada pada masanya akhirnya berada dalam genggaman Muhammad Al-Fatih. Memiliki panjang 8,2 meter, diameter 76 cm, dengan berat 18,2 ton, meriam ini sanggup melontarkan bola besi padat berdiameter 70 cm dengan berat 680 kg sejauh 1,6 km.

Militer Hebat, Negara pun Kuat
“Pasukan Utsmaniy sangat cepat gerakannya,” ujar Bertrand de Broquiere –seorang pengembara asal Perancis-, “Seratus pasukan Kristen akan jauh lebih gaduh dari sepuluh ribu pasukan Utsmaniy. Tatkala genderang perang telah ditabuh, maka dengan segera mereka akan bergerak, mereka tidak akan berhenti melangkah hingga komando dikeluarkan. Mereka adalah pasukan yang terlatih. Dalam semalam mereka mampu melakukan tiga kali lipat perjalanan yang dilakukan oleh musuh-musuhnya orang-orang Kristen.”[11]

Kaum Muslim memang telah berhasil membangun angkatan bersenjata yang kuat dan pasukan yang terlatih. Walaupun tidak bisa dikatakan bahwa militer sebagai satu-satunya faktor penentu kemenangan di medan perang, tetapi ia merupakan salah satu sebab di antara sebab-sebab yang mengantarkan kepada kemenangan. Maka tak heran jika Rasul Saw sangat memperhatikan strategi perang, kekuatan pasukan, dan persenjataan di setiap peperangan. Dan selanjutnya juga menjadi perhatian para Khalifah pada masa sesudahnya.

Di masa Abbasiyah, sebagaimana yang dituturkan oleh Philip K. Hitti, “tentara kaum Muslim terdiri dari pasukan infanteri (harbiyah) yang bersenjatakan tombak, pedang dan perisai, pasukan panah (ramiyah) dan kavaleri (fursan) yang mengenakan pelindung kepala dan dada, serta bersenjatakan tombak dan kapak. Tiap pasukan pemanah membawa pelontar nafa (naffathun), mengenakan pakaian anti api dan melontarkan bahan mudah terbakar ke pasukan musuh.”[12]

Ibn Shabir al-Manjaniqi, seorang arsitek kondang pada masa an-Nashir (1180 – 1225), telah menulis sebuah buku tentang teknik dan seni peperangan. Pada masa itu juga, para arsitek telah membangun mesin pengepung, seperti katapul, pelontar, dan pendobrak.[13]

Tak hanya tangguh di darat, tentara kaum Muslim pun hebat di laut. Mu’awiyah adalah khalifah pertama yang melancarkan jihad melalui lautan. Kemudian pada masa Khalifah Abdul Malik, industri peralatan maritim untuk pertama kalinya dibangun di Tunisia.
“Dari sana, penaklukan atas Sisilia diberangkatkan,” demikian Ibnu Khaldun menceritakan dalam Muqaddimah-nya, “Dan pada masa itu pula ditaklukkan Qusharrat. Setelah itu di bawah Bani Ubaidi dan Bani Umayyah, armada Ifriqiyah dan Andalusia terus-menerus bergantian menaklukkan kota demi kota.”[14]

“Selama masa pemerintahan Daulah Islamiyah,” lanjut Ibnu Khaldun, “kaum Muslim menaklukkan seluruh sisi lautan. Kekuasaan dan dominasi mereka semakin luas. Bangsa Kristen tak dapat berbuat apa-apa terhadap armada kaum Muslim, di mana pun di laut Tengah. Sepanjang waktu, kaum Muslim mengarungi gelombang untuk menguasai semua semenanjung yang membujur di pantai Laut Tengah, seperti Mayorca, Minorca, Ibiza, Sardinia, Sisilia, Pantelleria, Malta, Crete, Cypus, dan semua provinsi Mediterranean Romawi dan Franka.” [15]

Penaklukan dan penyebaran Islam yang begitu massif bukanlah semata-mata karena militer yang kuat, tetapi faktor utama semua itu adalah ideologi Islam. Motivasinya pun bukan lantaran memburu ghanimah (harta rampasan perang) atau sumber daya alam. Semua wilayah yang akan ditaklukkan sama di mata kaum Muslim, baik kaya maupun miskin. Seperti Afrika Utara yang tak punya kekayaan apa pun, kaum Muslim dengan penuh keyakinan masuk ke sana dan menyebarkan Islam.

Sungguh, suatu saat nanti musuh-musuh Islam akan terperangah menyaksikan kekuatan kaum Muslim bangkit kembali. Mereka akan menggenggam Timur dan Barat sebagaimana orang-orang sebelum merka. Islam akan masuk sedemikian cepat ke dalam setiap rumah dengan segenap kemuliaannya.

“Sungguh perkara agama ini,” demikian Rasul Saw mensabdakan dalam riwayat Imam Ahmad, “akan sampai ke seluruh dunia sebagaimana sampainya malam dan siang. Allah tidak akan membiarkan satu rumah pun, baik di tengah penduduk kota atau di tengah penduduk kampung, kecuali Allah akan memasukkan agama ini ke dalamya dengan kemuliaan yang dimuliakan dan kehinaan yag dihinakan; kemulian yang dengannya Allah memuliakan Islam dan kehinaan yang dengannya Allah menghinakan kekufuran.”[16]
Wallahu a’lam bi ash-showwab.
[Kusnady Ar-Razi]

Endnotes:
[1] Hugh Kennedy dalam The Great Arab Qonquests, Alvabet, hlm. 75.
[2] Ibid, hlm. 75
[3] Semacam tank yang terbuat dari kayu
[4] Ibnu al-Qayyim juga menukil riwayat yang sama di dalam Zad al-Ma’ad, keduanya dari Ibnu Ishaq.
[5] Direktur atau yang mengelola departen tertentu.
[6] http://www.muslimdaily.net/wacana/3665/seni-membuat-pedang-di-era-khilafah
[7]http://www.lacasadelaespada.com/tiendas/catalogo/product_info.php/cPath/54/products_id/839?
[8] http://www.dakta.com/berita/nasional/1596/teknologi-pembuatan-mesiu-di-masa-khalifah.html
[9] Phiip K. Hitti dalam bukunya berjudul “History of The Arabs”, Serambi (Jakarta), hlm. 850.
[10] Felix Y. Siauw, sebagaimana tertulis dalam karyanya yang berjudul “Beyond The Inspiration”, Khilafah Press (Jakarta), hlm. 194.
[11] Dr. Ali Muhammad Ash-Shalabi,”Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah”, Pustaka Al-Kautsar (Jakarta), hlm. Xiii. Dikutip dari Lord Kinross pengarang buku “The Ottoman Centuries: The Rise and The Fall of Turkish Empire”.
[12] Philip K.Hitti, hlm. 408
[13] Ibid,hlm. 408
[14] Ibnu Khaldun dalam “Muqaddimah”, hlm. 316
[15] Ibid, hlm. 317
[16] Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Tamim Ad-Dari r.a.

Jabhah Nushrah tewaskan 50 tentara dan rebut desa Menteri Pertahanan Nushairiyah di Hamah




HAMAH (Arrahmah.com) – Mujahidin Jabhah Nushrah pada saat terbenamnya matahari pada hari Kamis, 12 Ramadhan 1435 H / 10 Juli 2014 M memulai serangan besar-besaran terhadap desa Rahjan, desa Menteri Pertahanan Nushairiyah, di wilayah pinggiran Hamah.

Operasi itu melibatkan serangan syahid dengan tank BMP bermuatan penuh bom, pertempuran sengit dan penyisiran selama lebih dari 14 jam di tengah bombardir massif pesawat tempur Nushairiyah. Atas karunia Allah Ta’ala semata desa Rahjan berhasil sepenuhnya dikuasai oleh mujahidin pada tengah hari Jum’at siang, 13 Ramadhan 1435 H / 11 Juli 2014 M.

Dalam operasi tersebut mujahidin menewaskan lebih dari 50 tentara Nushairiyah dan menawan lebih dari 10 tentara lainnya dalam pertempuran. Beberapa orang tentara lainnya berhasil ditangkap di dalam desa Rahjan.

Dari tangan pasukan Nushairiyah, mujahidin berhasil memperoleh dua meriam kaliber 130 mm, dua meriam kaliber 122 mm, empat buah tank roket, dua meriam kaliber 37 mm, satu meriam kaliber 57 mm, senjata mesin kaliber 23 mm, senjata mesin berat DShK, sejumlah roket anti tank jenis Coronet, sejumlah besar senjata ringan dan amunisi.

Berikut pernyataan resmi Yayasan Al-Manarah Al-Baidha’ tentang jalannya operasi gabungan tersebut.

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang



Penjelasan no. 496

Membebaskan sepenuhnya desa Rahjan dari pasukan Nushairiyah di pinggiran Hamah



Segala puji bagi Allah Yang menjanjikan bagi mujahidin di jalan -Nya balasan paling baik [surga] dan tambahan [melihat kepada wajah Allah] dan menjadikan usaha mengobarkan semangat jihad kaum mukmin sebagai sebuah ibadah. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada nabi yang diutus dengan pedang menjelang hari kiamat, juga kepada keluarga dan sahabatnya para pemilik akal sehat dan kepeloporan. Amma ba’du.

قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنْصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ

Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian, Allah akan menghinakan mereka dan menolong kalian terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. (QS. At-Taubah [9]: 14)



Target operasi:

Desa Rahjan di pinggiran Hamah timur, merupakan desa Menteri Pertahanan rezim Nushairiyah.

Desa Rahjan memiliki urgensi yang sangat strategis mengingat posisinya yang bersejajar dengan satu-satunya jalur pengiriman bantuan militer rezim Nushairiyah di Aleppo, yaitu jalan raya Atsariya – Khanasir.

Desa Rahjan merupakan markas bagi 150 tentara Nushairiyah yang ditempatkan pada tujuh posisi sebagai berikut:

1. Markas komando [artileri], yang terhadapnya dilakukan serangan syahid.

2. Posko militer Qaus

3. Posko militer Syakusiah

4. Posko militer Bayudh

5. Posko militer diantara Syakusiah dan Bayudh

6. Sekolah

7. Rumah anak perempuan Menteri Pertahanan Nushairiyah.



Waktu operasi:

Operasi serangan mujahidin dimulai pada saat terbenamnya matahari pada hari Kamis, 12 Ramadhan 1435 H / 10 Juli 2014 M. Atas karunia Allah Ta’ala semata desa Rahjan berhasil sepenuhnya dikuasai oleh mujahidin pada tengah hari Jum’at, 13 Ramadhan 1435 H / 11 Juli 2014 M. Segala puji bagi Allah semata.



Pelaku operasi:

Saudara-saudara kalian mujahidin Jabhah Nushrah.



Kronologi operasi:

Serangan mujahidin dilakukan dari dua arah:

1. Arah barat laut desa Rahjan.

2. Arah timur laut desa Rahjan.

Setelah memulai serangan dengan persenjataan berat, pelaku serangan syahid al-akh Abu Bakar Al-Kuwaiti [semoga Allah menerimanya] menyerbu masuk dengan sebuah tank BMP bermuatan penuh bom dan meledakkannya di depan Markas Komando [artileri], sehingga mengguncangkan bumi di bawah telapak kaki mereka dan menewaskan semua perwira dan tentara dalam bangunan Markas Komando, kecuali tiga orang tentara yang tewas pada hari berikutnya.

Mujahidin kemudian melakukan penyisiran terhadap ujung-ujung desa Rahjan dengan persenjataan berat, persenjataan menengah dan meriam-meriam sampai hari Jum’at pagi. Mujahidin berhasil menghancurkan sebuah tank T 72 dengan roket Concourse dan melumpuhkan sebuah tank lainnya dengan tembakan tank.

Setelah itu mujahidin dari arah barat laut [sebelah selatan sekolah] menyerbu maju dengan mengendarai tank BMP, sehingga ikhwan-ikhwan regu serbu berhasil memasuki dari arah posko militer Qaus menuju arah Ummu Mayal.

Mujahidin melanjutkan proses penyisiran rumah demi rumah dalam desa Rahjan, sampai memakan waktu 14 jam penuh, karena kondisi tanah disana dan gencarnya bombardir pesawat tempur Nushairiyah selama mujahidin melakukan penyisiran.

Setelah itu Allah mengaruniakan kemenangan kepada mujahidin. Beberapa kendaraan tempur pasukan Nushairiyah melarikan diri ke arah padang pasir. Satu pasukan Nushairiyah yang menjaga sebuah posko militer ikut melarikan diri karena ketakutan kepada mujahidin.



Hasil operasi:

1. Menewaskan lebih dari 50 tentara Nushairiyah dan menawan lebih dari 10 tentara lainnya dalam pertempuran. Beberapa orang tentara lainnya berhasil ditangkap di dalam desa Rahjan.

2. Merampas dua meriam kaliber 130 mm, dua meriam kaliber 122 mm, empat buah tank roket, dua meriam kaliber 37 mm, satu meriam kaliber 57 mm, senjata mesin kaliber 23 mm, senjata mesin berat DShK, sejumlah roket anti tank jenis Coronet, sejumlah besar senjata ringan dan amunisi.



Mujahidin memantau pasukan Nushairiyah dalam desa Rahjan sebelum memulai operasi




Komandan Jabhah Nushrah menerangkan rencana dan taktik penyerangan desa Rahjan




Konvoi mujahidin Jabhah Nusrah berangkat dalam oeprasi penyerangan desa Rahjan




Al-Akh Abu Bakar Al-Kuwaiti meledakkan tank BMP penuh bom pada Markas Komando [artileri] Nushairiyah dalam desa Rahjan




Dampak ledakan tank BMP pada bangunan Markas Komando [artileri] Nushairiyah di desa Rahjan




Tank Jabhah Nushrah menembaki markas-markas pasukan Nushairiyah dalam desa Rahjan




Sebagian harta rampasan perang dari desa Rahjan




Mujahidin meledakkan gudang amunisi Nushairiyah dalam desa Rahjan




Mujahidin memasuki dan memeriksa keadaan dalam desa Rahjan




Mayat tentara Nushairiyah bertebaran di lokasi pertempuran





ذَلِكَ فَضْلُ اللهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Itu adalah karunia Allah yang diberikan oleh-Nya kepada siapa saja yang Allah kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui





Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya



Jabhah Nushrah

Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha’



Jangan melupakan kami dalam doa baik Anda

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam



Ahad, 15 Ramadhan 1435 H

Video suasana pertempuran Jabhah Nushrah membebaskan desa Rahjan di Hamah


HAMAH (Arrahmah.com) – Mujahidin Jabhah Nushrah pada saat terbenamnya matahari pada hari Kamis, 12 Ramadhan 1435 H / 10 Juli 2014 M memulai serangan besar-besaran terhadap desa Rahjan, desa Menteri Pertahanan Nushairiyah, di wilayah pinggiran Hamah.

Operasi itu melibatkan serangan syahid dengan tank BMP bermuatan penuh bom, pertempuran sengit dan penyisiran selama lebih dari 14 jam di tengah bombardir massif pesawat tempur Nushairiyah. Atas karunia Allah Ta’ala semata desa Rahjan berhasil sepenuhnya dikuasai oleh mujahidin pada tengah hari Jum’at siang, 13 Ramadhan 1435 H / 11 Juli 2014 M.

Dalam operasi tersebut mujahidin menewaskan lebih dari 50 tentara Nushairiyah dan menawan lebih dari 10 tentara lainnya dalam pertempuran. Beberapa orang tentara lainnya berhasil ditangkap di dalam desa Rahjan.

Dari tangan pasukan Nushairiyah, mujahidin berhasil memperoleh dua meriam kaliber 130 mm, dua meriam kaliber 122 mm, empat buah tank roket, dua meriam kaliber 37 mm, satu meriam kaliber 57 mm, senjata mesin kaliber 23 mm, senjata mesin berat DShK, sejumlah roket anti tank jenis Coronet, sejumlah besar senjata ringan dan amunisi.

Situs Murasil Muassasah Al-Manarah Al-Baidha’ pada hari Selasa (15/7/2014) merilis video pendek yang memperlihatkan sebagian pemandangan dari pertempuran Jabhah Nushrah dalam membebaskan desa Rahjan. 

Roket Brigade Al-Qassam hantam pangkalan udara "Israel" di Ashdod




GAZA (Arrahmah.com) – Sayap militer Hamas, Brigade Izzudin Al-Qassam mengumumkan pada Ahad (13/7/2014) bahwa salah satu roket mereka telah menghantam Pangkalan Udara Sdot Micha “Israel” di Ashdod yang diyakini sebagai tempat peluncuran roket untuk rudal Jericho 1 dan Jericho 2 yang membawa kepala nuklir, lansir MEMO.

Dalam sebuah pernyataan kelompok perlawanan itu mengatakan pihaknya menargetkan sejumlah situs di Ashdod, termasuk Pangkalan Udara Sdot Micha yang dihantam langsung oleh sebuah roket.

Brigade Al-Qassam juga membom kota Haifa, 130 kilometer di sebelah utara, dengan sebuah roket, Tel Aviv, 100 kilometer di utara, dengan tiga buah roket, dan Rishon Lezion, 100 kilometer di utara, dengan sebuah roket.

Dalam sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, pada Sabtu (12/7) kelompok itu mengumumkan sebelumnya bahwa mereka akan membom Tel Aviv dan wilayah metropolitan dengan 10 rudal J80 pukul 21:00 pada hari yang sama, yang berhasil memicu kepanikan di antara penduduk wilayah metropolitan terbesar “Israel”.

Selama seminggu terakhir, tentara “Israel” telah meluncurkan serangan intensif di Gaza, dalam sebuah operasi militer yang mereka sebut Operation Protective Edge yang telah membunuh lebih dari 170 orang Palestina dan mencederai 1.183 lainnya, menurut perhitungan dari Departemen Kesehatan.

Sementara itu, otoritas kesehatan “Israel” mengatakan bahwa 208 warga “Israel” terluka sebagai akibat dari roket-roket Brigade Al-Qassam, 11 dari mereka terkena pecahan peluru. Tiga puluh enam terjatuh saat menuju ke tempat penampungan; enam lainnya mengalami kecelakaan lalu lintas, sementara 151 orang yang mengalami kasus kepanikan telah didokumentasikan.

widget
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. BLOG SPECIAL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Militer Indonesia
Proudly powered by Blogger